Kamis, 05 Juni 2008

"Tragedi Garam Dapur"


Setiap kali aku lihat ke kolam ikan-ku... aku bener2 dibuatnya miris. Dan kembali teringat kejadian kemarin pagi, yang ngebuat hari yang semestinya ceria jadi berubah total. Aku kehilangan 153 ekor ikan komet peliharaanku!!! Bayangin, seratus lima puluh tiga ekor!! mati dengan cara yang sangat menyedihkan dan brutal.

Semua bermula dari 'kepintaran' mba-ku yang terlalu berinisiatif dan bereksperimen bak ilmiawan terkemuka (hahaha... masih ada sisa2 kejengkelanku nih!)
Bagi yang memelihara ikan, mungkin tahu kalau dalam satu minggu sekali, kita tuh harus taburin garam plus obat anti jamur buat ikan2 peliharaan kita itu.
Tapi yang namanya garam, yah garam khusus-lah.... bukan garam yang buat masak!! Tapi, berhubung dalam seminggu ini aku sibuk banget dan belum juga sempat mampir ke toko ikan...yah jadilah satu kolam ikan-ku itu 'korban' eksperimen mba-ku yang IQnya sangat luar biasa ( msh jg nyimpen kekesalan...hahaha)

Jujur, aku panik sepanik2nya ketika pembantu-ku bilang bahwa ikan2 ku klenger! dan bener aja 90% ikan itu udh semaput tanpa ampun. Aaah... plis dong jangan mati.... boncel, unyil, kutil,rakus,bintik,kapsul,tablet,centil,jamur,cantik,monyong,manja,
konde,gigi...plis,plis,plis..bertahan dong...
itu yang terus aku bilang ke ikan2 kesayanganku.


Aku menunggu keajaiban!! tapi ternyata ga terjadi!! halah....aku harus merelakan ke-153 ekor ikan-ku itu.... RELA??? KAGA!! yang ada aku malah nangis karena aku sudah terlanjur sayang sama mereka semua... Antara rela dan terpaksa di rela2in, aku memang harus menerima kenyataan tersebut.

Jadilah kemarin hari pemakaman massal buat ikan2ku itu. Sengaja aku kubur karena aku ga rela kalo ikan2ku jadi santapan kucing-kucing tetangga sebelah. Dan untuk itu, pembantuku harus menanggung akibat dari perbuatannya dengan menjadi 'satpam' supaya kuburan ikan-ku tidak di acak2 kucing sebelah. Hmm, hukuman yang setimpal kan???

5 komentar:

Unknown mengatakan...

tante..tau gak pas pertama kali baca..kirain tante bisnis ikan hiassss..ekspor ikan hias ke luar negeri..hahaha..
pas makin kebawah..ooh..ternyata peliharaan toh..
ditunggu posting2 berikutnya

fourty mengatakan...

Kalo itu ikan utk ekspor, pastinya mba-ku ga bakalan terima gaji dalam sebulan... ;)

Unknown mengatakan...

elo sih baeknya kebangetan. kalo gue,itu ikan pasti gue suruh mbak gue goreng dan gue paksa dia makan. mampus-mampus lho.
tp engga heran. emang elo itu kalau udah sayang memang begicu,bukan??

fourty mengatakan...

Iih, dasar sadis!
Jgn2 hamster-nya cloe bisa dimasak rica2 tuh sm lo! hii..serem!

Unknown mengatakan...

Aduh,kasian.....